_lost in space_

Sometimes I get tired of this me first attitude
You are the one thing that keeps me smiling
Thats why Im always wishing hard for you

cause your life shines so bright
I dont feel no solitude
You are my first star at night
Id be lost in space without you

And Ill never lose my faith in you
How will I ever get to heaven, if I do

Feels just so fine
When we touch the sky me and you
This is my idea of heaven
Why cant it always be so good

But its alright, I know youre out there
Doing what youve gotta do

You are my soul satellite
Id be lost in space without you

And Ill never lose my faith in you
How will I ever get to heaven, if I do

And Ill never lose my faith in you
How will I ever get to heaven, if I do

And Ill never lose my faith in you
And Ill never lose my faith in youlighthouse

_the other shape of true love_

“Cepet dong nda…” dinda pun akhirnya keluar dengan pakaian yang selalu indah. “aku ngga pernah rugi deh nungguin kamu dandan…” dinda tersenyum membanggakan keahliannya berdandan. “kamu memang paling bisa menonjolkan kecantikan kamu, that’s why I always in love”

restoran

suasana tenang pencahayaan seadanya dengan pemandangan city light mereka duduk bersebelahan.
“ko rizal lama banget yah mi….?aku ngga sabar pengen liat kekasih gelapnya dia niyh” tengok dinda pada pintu masuk dan jam ditangannya. Rizal adalah sahabat bumi, mereka bersahabat semenjak masih duduk di bangku sekolah.
“sayang, gimana kerjaan kamu??” Tanya bumi pada kekasihnya.
“ko tumben nanyain itu, biasanya mind your business…” dinda terkekeh “ aku yah gini mi….membuat rencana,,,membuat orang melakukan rencana itu dan mengecek hasil nya. Dibuat perbandingan, bikin lagi,,,,terus kaya gitu” cerita dinda mengenai pekerjaannya sebagai marketing planer untuk sebuah perusahaan komunikasi. “ aku lagi ngajuin beasiswa S2 ama kantor, doain aja ya mi”. Sejak masih duduk dibangku kuliah bumi memang selalu mendukung dinda untuk semangat pada studinya. “doain juga aku cepat dilamar”

Bumi tersenyum ramah mencoba terlihat wajar namun sebenarnya ia menelan ludah yang terasa getir diujung ternggorokannya. ‘oke…memang aji belum melamar kamu??takut kali istrinya lebih mapan dari dia”candanya terkekeh. Sebelum dinda merespon candaan bumi,

rizalpun akhirnya tiba. “lah…mana si mba nya?” Tanya dinda heran melihat rizal sendirian. “ini kan ajang perkenalan yang jarang ada di dunia nyata” canda dinda.
“lagi kerasukan setan minta kawin kayanya dia” jawab rizal asal
“lagi ada masalah apa siyh zal?”
“bawaannya ribut mulu, dari awal hubungan gua ama dia, gua kan udah jelasin ama dia, kalau gua punya bini ama anak 2. Tapi tetep aja, dia mulai mencoba menguasai gua. Pas gua bilang, gua mau ajak dia ketemu ama bumi dan dinda eh dia malah marah, caci maki gue habis-habisan. Malah nuding gua mau bikin dia malu, karena status dia yang jadi nomor 2 di hidup gua. Dia keukeuh aja, mengklaim, kalau dia itu simpenan selingkuhan, gua bilang jangan ngerasa gitu, eh dia malah makin memperkeruh suasan. Dongkol gua. “ ucap rizal tanpa sela, tanpa banyak bernafas. Dan didengarkan oleh kedua sahabatnya yang melongo memperhatikan sahabatnya sedang curhat.

Dinda manggapi dengan penuh senyum dan semangat untuk berbagi pengalaman “itu emang proses yang harus dilalui tuh zal. Waktu awal2 gua ama bumi juga ribet kaya gitu, yang ribet jelas gua lah yah. Soalnya gua cewe, dan disini yang punya orang lain adalah bumi. Jadi gue merasa tidak akan pernah bisa menyaingi keberadaan istri dan anak bumi. Jadi yah, gue jadi mendesak bumi buat sama gua, dalam situasi dan kondisi apapun” dinda terkekeh melanjutkan ceritanya sambil mengingat masa 4 tahun yang lalu “tapi yang mesti lu sangat makhlum, gua pada saat itu masih 21 tahun, belum lulus kuliah, jadi wajar kalau gua ngga dewasa, ngga bisa melanjutkan komitmen, dan ngga pengertian dan hal rese lainnya” dinda tertawa mengingat masa-masa itu.

Rizal terus menanti curhatan dinda dengan penuh harap dapat menyelesaikan masalahnya hari ini. dan Bumi, ikut tertawa melihat kekasihnya ini bercerita, ada rasa bangga dan haru dalam diri bumi, karena ia sangat dicintai dengan sangat tulus oleh dinda yang jauh lebih muda usianya. “cewe gua ini umurnya beda 3 tahun sama lu, dia jauh lebih tua. Terus gimana lagi curhatan lu, gua pengen studi banding niyh” ucap rizal penuh semangat.

“waktu itu kan bumi ama keluarganya mau pindah ke jakarta, jelas gua protes, yang ada dipikiran gua, gimana kalau bumi serumah ama istri dan anaknya gua ngga dapet kasih sayang yang sama, gimana kalau gua memang jadi yang kedua. Ya otomatis gue jadi cewe terese buat bumi” dinda menarik nafas “kalau lu, masalah nya apaaan?”

“kemaren gua pamit mau liburan seminggu ama keluarga ke bali dari situ sebenernya dia udah kaya macan sakit, murung,,tapi nyeremin, nah hari ini karena gua udah janji ma kalian dan gua udah ngomong dari jauh-jauh hari juga ma dia, yah gua ajakin aja, eh malah gua kena semprot”

Bumi dan dinda terbahak dengan cara rizal bercerita. Dia bercerita dengan mimic seolah dia sangat terzhalimi oleh pacarnya. “sabar aje, tar juga melunak….” Saran bumi “itu juga kalau dia emang cinta ama lu” datar bumi berucap sambil mengudap nacos di atas meja.

“kebelet kawin kali mbanya…” dinda asal berkomentar sambil terkikik.

“logis lagi zal….dia kan lebih tua 3 taun dari dinda..ya pasti pengen kawin,,,si dinda umur segini aja udah mau kawin ama cowonya…ya lu mending udahan aja lah ama dia..kasian lagi zal…tar dia jadi perawan tua lagi kan lu yang disalahin dan memang lu salah juga” bumi menarik nafasnya melanjutkan curhatnya juga “dulu nih, gua sempet kira kalo dinda minta dikawinin abis nih bocah satu bikin gua stress. Gua turun 2 kilo.” Sambil memperagakan angka 2 lewat jarinya “Gua inget banget semua makanan rasanya sepet”

Mereka semua terbahak mentertawakan perut bumi yang buncit. Dinda pun kembali ke curhatannya “ iya waktu itu gua takut kehilangan bumi. gua takut bumi ngga fair ama gua. Karena biasanya kan bumi ama gua. Eh tiba-tiba si ibu ama ade kecil ngikut, gimana ngga setahap lagi menuju gila gua” wajah rizal selalu berubah serius ketika dinda bicara, ingin tau perasaan pacarnya sekarang.

“zal, gua mungkin ngga akan pernah bisa duduk bareng lu disini kalau ngga kesabaran bumi, dan bumi yang bisa meyakinkan gua kalau dia akan ada sama gua.”
“maksud lu, gua mesti ngertiin dia”
“kalau memang kalian saling mencintai” sela dinda.
“yah gua cinta lah ma dia. Masa ngga.” Sambil sedikit mempertanyakan perasaan pacarnya. “mungkin karena cinta dia begitu”
“karena egois baru bener” sahut bumi. “atau mungkin lu nya kali yang kurang ganteng” canda bumi enteng.

Dinda kembali pada pendapatnya tanpa menghiraukan pendapat bumi” sebaiknya memang lu lepasin dia aja. Dia memang perlu menikah. Maksud gua, dia cukup dewasa untuk tidak mencampuri rumah tangga orang. Gua kan pada saat itu masih sangat muda dan naïve”……………..”gua ama bumi sekarang, adalah bukan pilihan. Karena gua ngga punya rencana apa-apa, kecuali rencana untuk selalu sayang”……”very simple….”
“cinta itu ngga perlu dibatasin apa-apa. Gua doesn’t matter tentang siapa bumi. buat gua, bumi ya bumi. gua berjodoh sama bumi dengan situasi yang seperti ini juga adalah hal yang paling gua sukurin. Gua merasa ada kekuatan”
“pelik yah…..kalau gua yang ngejalanin siyh seru-seru aja. Awalnya gua takut, tapi kenyataannya, gua dan bumi adalah pasangan yang tak terpisahkan yang sesungguhnya. gua ngga ada ikatan apa-apa ama bumi tapi kita saling membutuhkan. yang gua butuhkan adalah keyakinan kalau dia sayang ama gua, and thats make this body breathing. Dan dengan sempurna hidup gue berjalan normal. Tar lagi gua mau married malahan. And see….who is someone that wont let you down and always by your side when your down??yah tuan yang satu ini yang always stay” tunjuk dinda pada bumi yang duduk disebelahnya

Rizal merenung penuh kesedihan. “mungkin memang gua harus berusaha buat mencintai dia dengan mencarikan dia calon suami yah….”

Serentak mereka bertiga tertawa menikmati hidup yang sering kali tak bersahabat, namun dibalik keengganan kehidupan berkoloni dengan kita, selalu mengandung makna. Sebuah kekuatan, yang membuat kita menjadi lebih bersyukur. true love itu adalah ketulusan. “kalau lu tulus dan ikhlas, ngga ada alasan buat menuntut.thats the theory” ucap bumi sarat keseriusan.
“lewat cinta..dari siapapun…..lu akan merasakan kalau tuhan mencintai lu” ungkap bumi singkat.

“so……..” dinda pada rizap mengharap rizal mengerti situasi pacarnya

“thanks for the theory. so naive, but it happened to you both. gua ngga yakin bisa ketahap advanced kaya lu bedua. ilmu gua masih tingkat dasar. so gua akan lalui dulu, tanpa menyerah tapi tetep ama komitmen gua buat jagain dia.karena gua bukan bajingan”

“hahahahaha…..yang ada lu dipaksa kawin,,,,dia ngerengek jadi istri kedua, atau dia ngancam membeberkan ini semua….dan lu akan ditolak sana-sini” canda dinda……

“bisa jadi,,soalnya yang lu pacarin bukan malaikat kecil gua,,,senja adinda mecca” bumi dengan nafas yang penuh syukur.

BearsCoupleonBench

friendster wallet, will u buy it?

morning news from the okezone.com

the friendster work together MOL AccessPortal Berhard as payment and financial server worldwide. support more theh 500.000 merchant for virtual and physic service world wide.

the service named friendster wallet, the facilities are help the user do several payment method where the account might be reload by the pra-payment. so you can buy the voucher at all over asia. then they can do much online transaction, like pay the credit card bill and reload the phone pulse.

maybe its like you buy voucher for the online game, and u can use for anything to do with the friendster web. and only like that, its also giving u way to pay many things.

its one of their marketing strategy toward their declining popularity compared by facebook and many latest social networking.

will their strategy catch the goal??as long as they can promote it well, and make people believe toward them. this product have big opportunity to win many costumers. will we use it??if the wallet only can be use for buying friendster stuff, pay credit card, reload handphone pulse, or only can be use it at all over asia. i doubt about that. the anz black card, master card, and similiar product can do much better because they have the older costumer trust. the benefit but be different and unique where no card have the same fasilities.

me use friendster wallet??i dont think so, even the MOL AccessPortal Berhard is credible, but the friendster is just a common social networking in my eyes.
good luck for the product anyways.
FriendsterLogo

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.